Hyundai dan Kia Kembangkan Sistem Teknologi Transmisi Cerdas :: Nusantaratv.com

Hyundai dan Kia Kembangkan Sistem Teknologi Transmisi Cerdas

Hyundai dan Kia Berencana Menerapkan Teknologi Transmisi Cerdas Ini Pada Kendaraan Masa Depan.
Hyundai dan Kia Kembangkan Sistem Teknologi Transmisi Cerdas
Hyundai dan Kia berencana menerapkan teknologi TIK pada kendaraan masa depan. (Hyundai dan Kia)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hyundai dan Kia bersama-sama mengembangkan sistem software cerdas yang memungkinkan kendaraan secara otomatis beralih ke gigi optimal setelah mengidentifikasi kondisi jalan dan lalu lintas di depan.

Para pembuat mobil menciptakan apa yang mereka gambarkan sebagai Sistem Pergeseran Terhubung Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) prediktif pertama di dunia. Hyundai dan Kia berencana menerapkan teknologi ini pada kendaraan masa depan.

Perusahaan menyebut ICT Connected Shift System menggunakan software cerdas di Unit Kontrol Transmisi (TCU) yang mengumpulkan dan menginterpretasikan input real time dari teknologi yang mendasarinya, termasuk navigasi 3D yang dilengkapi dengan peta jalan yang akurat serta kamera dan radar untuk kontrol jelajah pintar.

Dilansir dari Automotive-fleet, Kamis (27/2/2020), jika input navigasi 3D mencakup ketinggian, kemiringan, kelengkungan dan berbagai peristiwa jalan serta kondisi lalu lintas saat ini. Radar mendeteksi kecepatan dan jarak antara kendaraan dan lainnya, dan kamera yang melihat ke depan menyediakan informasi jalur.

Baca Juga: Kia Rio 2021 Tertangkap Kamera Lakukan Pengujian di Jalan, Ini Beberapa Perubahannya

Dengan menggunakan semua input ini, TCU memprediksi skenario shift optimal untuk situasi mengemudi real-time melalui algoritma kecerdasan buatan dan menggeser persneling yang sesuai. Misalnya, ketika perlambatan yang relatif lama dan radar mendeteksi tidak ada penyimpangan kecepatan dengan mobil di depan, kopling transmisi sementara beralih ke mode netral untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Ketika akselerasi cepat diperlukan untuk memasuki jalan raya, mode mengemudi secara otomatis beralih ke mode sport di penggabungan, sehingga lebih mudah untuk bergabung dengan arus lalu lintas. Setelah menyatu dengan lalu lintas, kendaraan secara otomatis kembali ke mode mengemudi semula, memungkinkan berkendara yang aman dan efisien.

Selain itu, rem engine secara otomatis diterapkan pada saat melepas pedal akselerator dengan menentukan tonjolan kecepatan, kemiringan lereng, dan lokasi perubahan batas kecepatan di jalan. Perubahan jarak dari mobil depan terdeteksi oleh radar depan untuk menyesuaikan gigi transmisi yang tepat secara otomatis, yang meningkatkan kualitas berkendara.

Sistem ini juga sejalan dengan teknologi otonom, yang berkembang dari hari ke hari. Hyundai dan Kia berencana untuk mengembangkan lebih lanjut Sistem Pergeseran Terhubung TIK menjadi teknologi transmisi yang bahkan lebih cerdas yang dapat berkomunikasi dengan sinyal lalu lintas berdasarkan komunikasi LTE atau 5G dan mengidentifikasi kecenderungan pengemudi, yang menghasilkan penyempurnaan lebih lanjut dari kontrol perpindahan gigi. Selama pengembangan sistem TIK, perusahaan mengajukan sekitar 40 paten utama di Korea Selatan (Korsel) dan luar negeri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0