Ini Kecanggihan Mobil Kepresidenan Donald Trump Seharga Rp21,2 Miliar :: Nusantaratv.com

Ini Kecanggihan Mobil Kepresidenan Donald Trump Seharga Rp21,2 Miliar

Donald Trump memilih Limosin Cadillac sebagai mobil dinasnya
Ini Kecanggihan Mobil Kepresidenan Donald Trump Seharga Rp21,2 Miliar
Limosin Cadillac. (istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebelum naik tahta menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dikenal sebagai seorang pebisnis yang telah meraih kesuksesan dan kekayaan dari bisnis properti yang ia jalankan.

Dengan tumpukan kekayaan yang berhasil diperolehnya, wajar orang nomor satu di Negara Paman Sam itu, menerapkan standar tinggi sebagai presiden. Salah satunya mengenai mobil kepresidenan. Pria berusia 73 tahun itu memilih Limosin Cadillac, sebagai mobil dinasnya.

Dilansir Business Insider dari liputan6.com, (Sabtu (29/6/2019), Limosin itu memiliki harga 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp21,2 miliar (kurs USD1=Rp14.148). Mobil itu memiliki julukan 'the Beast' alias sang hewan buas. 

Diketahui, mobil itu pertama kali dipesan pada 2014 dan memulai debutnya pada 2018. Mobil itu memang memiliki brand Cadillac, tetapi dibangun menggunakan sasis truk General motors. 

Untuk bodi mobil kepresidenan pastinya tahan peluru, namun mobil Trump bukan hanya bodi-nya yang tahan peluru, ban mobilnya pun mengandung Kevlar yang biasa dipakai pada rompi anti-peluru. 

The Beast dirancang untuk menghadapi segala risiko terburuk yang dapat terjadi pada Trump. Mobil yang muat untuk tujuh orang ini bisa menahan peluru, ledakan, serta serangan kimia dan biologis. 

Beratnya mencapai 20 ribu pon atau 9.071 kilogram. Eksteriornya setebal delapan inci dan tebal jendelanya lima inci. Berat pintunya pun sama beratnya dengan pintu pesawat Boeing 757.

Mobil kepresidenan ini juga dilengkapi kulkas yang berisi pasokan darah dengan tipe yang sama seperti milik Trump. Ini sebagai antisipasi jika presiden terluka. 

The Beast dipakai oleh Secret Service (pengawal presiden) bersama dengan 2009 Cadillac DTS yang dulunya digunakan pada era Presiden Barrack Obama. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0