Sinergi Ford Lincoln dengan Rivian, Ciptakan Kendaraan Listrik :: Nusantaratv.com

Sinergi Ford Lincoln dengan Rivian, Ciptakan Kendaraan Listrik

Rivian Berencana untuk Menjual Pickup-nya Sendiri yang Disebut R1T.
Sinergi Ford Lincoln dengan Rivian, Ciptakan Kendaraan Listrik
Rivian R1T dan R1S. (Carscoops)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ford Motor Co dan anak perusahaannya, Lincoln Motor, mengonfirmasi rencananya membuat kendaraan listrik bertenaga baterai dalam kemitraannya dengan perusahaan startup (rintisan) yang didukung Ford, Rivian.

Kendaraan yang akan diproduksi nantinya memiliki bentuk menyerupai skateboard. Rencana ini adalah bagian dari investasi Ford senilai lebih dari 11,5 miliar dolar AS (Amerika Serikat), dengan fokus pada elektrifikasi yang mencakup peluncuran Mustang Mach-E dan pickup listrik F-150.

Dilansir dari Reuters, Kamis (30/1/2020), didirikan pada 2009, Rivian menutup putaran investasi 1,3 miliar dolar AS pada Desember tahun lalu, dibantu raksasa e-commerce Amazon.com Inc, sebagai salah satu investornya. Amazon telah memesan 100.000 kendaraan pengiriman atau pickup listrik dari Rivian, yang akan dikirim pada 2021 dan dibangun di pabrik di Normal, Illinois, AS.

Baca Juga: Dihantui Wabah Virus Corona, Renault Bakal Buka Kembali Pabriknya di Wuhan

Reuters melaporkan pada November, SUV buatan Lincoln bertenaga baterai dijadwalkan rilis pada pertengahan 2022. Sedangkan Ford sendiri sedang mengerjakan versi elektrik pickup F-150-nya. Ford juga baru-baru ini meluncurkan Mustang Mach-E, SUV crossover listrik yang berorientasi kinerja yang diharapkan mulai dijual pada musim semi 2021. Ford juga mengembangkan kendaraan itu sendiri.

Kemitraan terpisah dengan Volkswagen, yang diumumkan Juli lalu, memungkinkan Ford menggunakan teknik kendaraan listrik Volkswagen untuk membuat kendaraan listrik yang dijual di Eropa mulai 2023.

Sementara itu, Rivian berencana untuk menjual pickup-nya sendiri yang disebut R1T, juga sebuah SUV yang disebut R1S. Rivian juga bekerja pada kendaraan pengiriman untuk Amazon, yang menginvestasikan 700 juta dolar AS pada Februari lalu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0