Toyota Uji Coba Mobil Listrik Prius Berpanel Surya :: Nusantaratv.com

Toyota Uji Coba Mobil Listrik Prius Berpanel Surya

Toyota berupaya mengatasi persoalan yang dihadapi mobil listrik itu dengan melengkapi model Prius dengan panel surya.
Toyota Uji Coba Mobil Listrik Prius Berpanel Surya
Toyota uji coba mobil listrik Prius berpanel surya. (Digital Trends)

Jakarta, Nusantaratv.com - Mobil listrik tidak menghasilkan emisi. Namun proses isi ulang baterainya terkadang memerlukan waktu cukup lama. Belum lagi, jarak tempuh yang dihasilkan masih belum bisa mengalahkan mobil bermesin pembakaran internal.

Dilansir dari Digital Trends, Sabtu (14/9/2019), Toyota berupaya mengatasi persoalan yang dihadapi mobil listrik itu dengan melengkapi model Prius dengan tenaga surya. Dan, pengujian dengan menggunakan purwarupa Toyota Prius sudah dimulai pada Juli lalu.

Baca Juga: Fokus Kembangkan Hybrid, Toyota Siap Hadirkan Kelas Medium

Toyota melakukan sinergi dengan NEDO dan Sharp pada program pengujian. Sharp menyediakan panel surya terdapat di kap, atap, jendela belakang, dan spoiler belakang. Panel ini hanya memiliki ketebalan 0,03 milimeter, hingga memungkinkan dibentuk sesuai desain mobil.

Toyota sudah menawarkan atap surya untuk Prius di beberapa pasar, tetapi purwarupa panel surya ini agak lebih rumit. Model ini dapat mengisi daya baterai mobil saat diparkir atau saat dikemudikan.

Pada saat pengujian, kapasitas baterai dibuat lebih besar dengan sel baterai ekstra di dalam bagasi menambah bobot tambahan 81 kg. Pengujian awal panel surya menemukan bahwa mereka mampu menambahkan jarak sepanjang 56 km saat dikendarai, dan 43 km saat di parkir.

Baca Juga: Toyota Bakal Garap Mobil Hybrid Terbaru, Dirilis Akhir Tahun?

Menurut Toyota, selain luas permukaan panel surya yang lebih besar pada mobil uji, panel Sharp juga lebih baik dalam mengubah sinar matahari menjadi listrik dibandingkan panel yang digunakan Prius sebelumnya.

Panel Sharp memiliki tingkat efisiensi 34 persen dibandingkan dengan 22,5 persen untuk sistem yang saat ini dalam produksi massal. Bila pabrikan ingin bisa menghadirkan daya listrik yang lebih besar dari sinar matahari, maka diharuskan penggunaan panel surya yang lebih banyak, dan ini menjadikan mobil berbiaya tinggi.

Toyota dan produsen mobil lain kemungkinan akan terus menawarkan atap panel surya yang menyumbang sejumlah kecil daya tambahan, tetapi mobil produksi yang sepenuhnya bergantung pada energi matahari mungkin tidak layak untuk saat ini, namun dibutuhkan pada masa depan.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0