Volkswagen Ubah Mobil Klasik Jadi Mobil Listrik :: Nusantaratv.com

Volkswagen Ubah Mobil Klasik Jadi Mobil Listrik

VW Berencana Memulai Debut e-BULLI di Techno Classica 2020 Tapi Batal Akibat Wabah COVID-19.
Volkswagen Ubah Mobil Klasik Jadi Mobil Listrik
Volkswagen. (Engadget)

Jakarta, Nusantaratv.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW), baru-baru ini mengenalkan konsep mobil listrik bernama e-BULLI.

Kendati dari luar terlihat seperti VW T1 yang memiliki ciri khas pada bentuknya, tetapi di dalamnya sesunguhnya sudah mengalami perubahan. Dalam konsep mobil listrik ini, VW memilih T1 Samba Bus, diproduksi di Hannover, Jerman, yang menghabiskan setengah abad di jalanan hingga membuatnya terkenal.

Dilansir dari Engadget, Sabtu (21/3/2020), perusahaan tersebut mengganti mesin boxer empat silinder 32 kW dengan motor listrik modern 61 kW milik VW sendiri.

e-BULLI yang sepenuhnya listrik menawarkan torsi lebih dari dua kali lipat dan memiliki kecepatan tertinggi 130 km/jam (sekitar 80 mph). Dan, sebagai perbandingan, T1 Samba Bus versi bensin memiliki kecepatan maksimal 105 km/jam (sekitar 65 mph).

Baca Juga: Wabah COVID-19, Permintaan Kendaraan Otonom Melonjak

Seperti versi lawasnya, e-BULLI memiliki drivetrain penggerak roda belakang, dan seperti mobil listrik VW ID.3 dan ID.BUZZ, baterai e-BULLI terletak secara terpusat di lantai kendaraan untuk menurunkan pusat gravitasinya dan meningkatkan karakteristik mengemudi. 

Dapat diisi dengan arus bolak-balik (AC) atau arus searah (DC), mobil listrik memiliki pengisian daya cepat mencapai 80 persen kapasitas baterai dalam 40 menit. Tapi baterai yang digunakannya hanya memiliki kapasitas 45 KwH, akibatnya memiliki jangkauan 200 kilometer (sekitar 120 mil). Jadi ini bukan untuk berkendara jarak jauh.

Selain itu, e-BULLI dibekali dengan lampu depan LED, speedometer yang tampak klasik dengan layar dua digit, indikator LED untuk proses pengisian ulang betarai dan tablet yang terintegrasi di langit-langit interior.

VW berencana untuk memulai debut e-BULLI di Techno Classica 2020. Tetapi karena ajang tersebut telah dibatalkan akibat wabah virus corona, maka perusahaan akan memperkenalkan e-BULLI secara virtual.

Belum ada konfirmasi resmi apakah pandemi corona akan menunda produksi mobil listrik e-BULLI. Di Fremont, California, Amerika Serikat (AS), Tesla terpaksa menangguhkan pekerjaan mobil listriknya, tetapi tidak jelas apakah akan diikuti pula oleh pabrikan mobil listrik lainnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0