Ford Produksi Masker untuk Lindungi Karyawan dari Ancaman COVID-19 :: Nusantaratv.com

Ford Produksi Masker untuk Lindungi Karyawan dari Ancaman COVID-19

Ford Akan Memerlukan Banyak Peralatan Pelindung Bagi Karyawan Karena Akan Memulai Kembali Operasi.
Ford Produksi Masker untuk Lindungi Karyawan dari Ancaman COVID-19
Ilustrasi. (Blackburn News)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ford Motor mengatakan mereka sedang memproduksi masker wajah di pabrik Michigan, Amerika Serikat (AS), guna melindungi para karyawannya dari pandemi virus corona (COVID-19).

Selain itu, Ford juga tengah berupaya agar masker tersebut disertifikasi untuk penggunaan medis. Produsen mobil itu mengatakan saat ini masker sedang dibuat di pabrik transmisi Van Dyke di Sterling Heights, Michigan. Ke depannya, masker itu akan dikembangkan bekerja sama dengan Auto Workers Union.

Adrian Price, Eksekutif Ford, mengatakan Ford akan memerlukan banyak peralatan pelindung bagi karyawan karena akan memulai kembali operasi, yang menurut perusahaan akan dilakukan selama kuartal berjalan.

Baca Juga: Lindungi Karyawan Dari COVID-19, Suzuki Indonesia Tutup Pabrik Selama 2 Pekan

"Tapi dalam jangka panjang, Ford tidak berniat bertahan dalam bisnis memproduksi peralatan medis atau bersaing dengan pemasok lama seperti 3M," kata Jim Baumbick, Ford Vice President, dilansir dari Reuters, Selasa (14/4/2020).

Ford juga mengatakan saat ini sedang menggunakan manufaktur volume tinggi untuk membantu Thermo Fisher Scientific demi meningkatkan produksi alat pendeteksi COVID-19, yang menggunakan botol plastik yang cocok untuk pengujian lapangan.

Produsen mobil itu menambahkan mereka juga bekerja sama dengan pemasok Joyson Safety Systems untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) yang dapat digunakan kembali menggunakan bahan airbag.

Ford sebelumnya mengumumkan bila mereka akan membuat alat pemurni udara bersama dengan 3M. Ford menyebut produksi alat pemurni udara tersebut akan dimulai pada Selasa (14/4/2020), di pabrik dekat Flat Rock, Michigan.

"Permintaan respirator dan peralatan medis lainnya sangat melebihi pasokan," terang Mike Kesti, Eksekutif 3M.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0