Pemerintah Larang Tesla Operasikan Pabrik di California :: Nusantaratv.com

Pemerintah Larang Tesla Operasikan Pabrik di California

Tesla Dilarang Membuka Kembali Pabrik Kendaraannya di San Francisco Bay Area.
Pemerintah Larang Tesla Operasikan Pabrik di California
Pabrik kendaraan Tesla. (Reuters)

Jakarta, Nusantaratv.com - Tesla Inc dilarang membuka kembali pabrik kendaraannya di San Francisco Bay Area menyusul penerapan local lockdown (penguncian wilayah) yang masih berlaku. Hal itu dikatakan departemen kesehatan daerah setempat pada Jumat (8/5/2020).

Komentar itu muncul setelah kepala CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan kepada karyawannya pada Kamis (7/5/2020) bila produksi terbatas akan dimulai kembali di pabrik di Fremont.

Gubernur California Gavin Newsom pada Kamis (7/5/2020), mengatakan produsen di negara bagian itu akan diizinkan untuk membuka kembali. Namun wilayah Alameda, tempat pabrik itu berada, dijadwalkan tetap tutup hingga akhir Mei.

Seorang juru bicara untuk Departemen Kesehatan Masyarakat Alameda dalam sebuah pernyataan merujuk pada perintah lockdown akibat virus corona (COVID-19), dan hanya mengizinkan bisnis-bisnis penting untuk dibuka kembali.

Baca Juga: X Æ A-12 Musk, Nama Anak Elon Musk yang Punya Makna Tersembunyi? 

"Tesla telah diberitahu bahwa mereka tidak memenuhi kriteria itu dan tidak boleh dibuka kembali," kata juru bicara itu, dikutip dari Reuters, Sabtu (9/5/2020).

Sebelumnya pada Jumat (8/5/2020), Erica Pan, seorang petugas kesehatan terkait, mengatakan departemen telah melakukan banyak diskusi dengan perusahaan dan merekomendasikan agar Tesla menunggu setidaknya satu pekan lagi untuk memantau tingkat infeksi dan membahas cara-cara aman untuk melanjutkan produksi.

Namun Tesla belum menanggapi permintaan komentar tersebut. Operasi pembuatan kendaraan tidak diperbolehkan beroperasi secara normal, sesuai dengan perintah Alameda County.

Di sisi lain, Musk terus-menerus mengkritik perintah lockdown dan tinggal di rumah, dan menyebut tindakan tersebut merupakan risiko serius bagi bisnis AS.

Tesla, dalam surat internal menyebut mulai Jumat (8/5/2020), operasi terbatas akan dilanjutkan di pabrik Fremont dengan 30 persen dari jumlah karyawan normal per shift.

"Gigafactories kami di Nevada dan New York juga telah memulai operasi terbatas sebagaimana disetujui oleh negara mereka masing-masing," kata surat itu.

Namun, Musk mengatakan karyawan yang merasa tidak nyaman untuk kembali bekerja tidak diwajibkan untuk melakukannya.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0