Boeing dan Kitty Hawk Uji Coba Taksi Terbang Otonom di Selandia Baru :: Nusantaratv.com

Boeing dan Kitty Hawk Uji Coba Taksi Terbang Otonom di Selandia Baru

Kitty Hawk Pada 2018 Mengumumkan Mereka Bekerja Sama Dengan Air New Zealand untuk Meluncurkan Layanan Taksi Udara Otonom Pertama di Dunia.
Boeing dan Kitty Hawk Uji Coba Taksi Terbang Otonom di Selandia Baru
Wisk. (Engadget)

Jakarta, Nusantaratv.com - Perusahaan patungan antara Boeing dan Kitty Hawk, Wisk, baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Selandia Baru untuk memulai uji coba pesawat listrik penumpang bernama Cora.

Uji coba ini akan dilakukan di wilayah Canterbury di negara itu, kendati tidak diketahui jelas kapan akan dimulai. Akan tetapi, nama Cora atau Kitty Hawk bisa dibilang cukup terdengar familiar dalam hal pesawat terbang listrik otonom.

Dilansir dari Engadget, Kamis (6/2/2020), perusahaan itu terkenal karena telah memasuki sektor ini beberapa waktu lalu dalam berbagai bentuk. Kitty Hawk dibentuk pada 2016, yakni perusahaan mobil terbang yang mendapat dukungan menguntungkan dari salah satu pendiri Google, Larry Page.

Di bawah manajemen Sebastian Thrun, yakni pakar AI Stanford yang bertanggung jawab atas unit mobil otonom Google, dan perusahaan ini menciptakan pesawat otonom dua tempat duduk, Cora.

Baca Juga: Nissan Siapkan 2.000 Mobil Listrik Leaf untuk Uber

Pada 2018, Kitty Hawk mengumumkan mereka bekerja sama dengan Air New Zealand untuk meluncurkan layanan taksi udara otonom pertama di dunia, tetapi tanpa mitra manufaktur utama, layanan itu beralih ke Boeing, dan pada 2019 Wisk lahir.

Tujuannya adalah untuk mengembangkan layanan taksi terbang yang dapat dipesan dengan menggunakan aplikasi, dan diterbangkan dengan kombinasi sistem autopilot dan pilot manusia jarak jauh.

Bisa dikatakan jika hal ini bukanlah prakarsa baru. Uber memiliki rencana besar untuk program Elevate, sementara perusahaan asal Jerman Volocopter membuat janji besar mengenai penawaran taksi terbang.

Namun proyek-proyek seperti ini kerap terhambat oleh masalah pendanaan, kesulitan teknis, dan tantangan legislatif. Jika uji coba penumpang Wisk berjalan dan berhasil, impian taksi terbang mungkin benar-benar mulai membuahkan hasil dengan cara yang nyata.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0