Dampak Virus Corona, Saham Tesla Terus Merosot :: Nusantaratv.com

Dampak Virus Corona, Saham Tesla Terus Merosot

Aksi Jual di Saham Tesla Menyoroti Kekhawatiran yang Berkembang Tentang Kesehatan Pasar Mobil China.
Dampak Virus Corona, Saham Tesla Terus Merosot
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Saham Tesla turun sebanyak 14 persen pada Kamis (27/2/2020) di tengah kekhawatiran wabah virus corona pada registrasi kendaraan pembuat mobil listrik di China.

Data dari LMC Automotive menunjukkan 3.563 kendaraan Tesla terdaftar di China pada Januari, naik dari 853 unit kendaraan dari tahun sebelumnya, tapi turun dari 6.613 unit kendaraan yang terdaftar pada Desember.

Pendaftaran Tesla berfluktuasi secara signifikan dari bulan ke bulan. Produsen mobil biasanya mengirimkan lebih banyak kendaraan di perempat tahun terakhir. Pada Oktober 2019, Tesla hanya mendaftarkan 763 kendaraan. Hingga kini, Tesla masih belum menanggapi kabar ini.

Baca Juga: Citroen Luncurkan Mobil Listrik Mini AMI, Dipasarkan Juni Nanti 

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/2/2020), aksi jual di saham Tesla menyoroti kekhawatiran yang berkembang tentang 'kesehatan' pasar mobil China karena pemerintah dan perusahaan bersaing dengan gangguan wabah virus corona.

Asosiasi Produsen Otomotif China sebelumnya mengatakan, penjualan kendaraan secara keseluruhan turun hampir seperlima pada Januari, dirugikan dengan liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai lebih awal dari tahun lalu dan gangguan virus corona.

Tesla sebelumnya pada awal bulan ini mengatakan perusahaan mobil listrik itu akan menunda pengiriman mobil Model 3 di China menyusul kekhawatiran tersebut. Sementara virus itu berasal di provinsi Wuhan, China akhir tahun lalu.

Pemerintah daerah mulai memberlakukan pembatasan perjalanan dan memperingatkan warga untuk menghindari ruang publik dalam dua minggu terakhir bulan Januari.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0