Elon Musk: Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Mematikan Daripada Virus Corona :: Nusantaratv.com

Elon Musk: Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Mematikan Daripada Virus Corona

Virus Corona Menyebar ke Lebih Dari 100 Negara di Dunia dan Lebih Dari 1 Juta Orang Dinyatakan Postif Terinfeksi Virus Tersebut.
Elon Musk: Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Mematikan Daripada Virus Corona
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. (PBS)

Jakarta, Nusantaratv.com - CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk menilai risiko kematian karena wabah virus corona (COVID-19) lebih kecil dibandingkan dengan kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

"Risiko kematian COVID-19 jauh lebih kecil dibandingkan dengan risiko meninggal akibat kecelakaan lalu lintas karena menyetir mobil," kata Elon Musk dalam e-mail kepada para karyawannya, dilansir dari Gadgetsnow, Senin (16/3/2020).

Dia menambahkan terdapat sekitar 36 ribu kematian akibat kecelakaan lalu lintas per kematian dibandingkan mereka yang meninggal karena COVID-19. Berdasarkan bukti, menurut Elon Musk, penyakit yang disebabkan virus corona menunjukkan tidak termasuk dalam risiko kesehatan tertinggi di Amerika Serikat (AS). 

Baca Juga: CEO Tesla Elon Musk Menganggap Kepanikan Terhadap Virus Corona Adalah Bodoh   

Dalam sebuah cuitan pekan lalu, sang miliuner menyebut kepanikan karena virus corona adalah hal bodoh. Di sisi lain, para karyawan SpaceX masih tetap beraktivitas normal di kantor pusat perusahaan di Hawthorne, California, AS. Begitu juga dengan kantor Tesla dan pabrik mereka yang tetap beroperasi.

Diketahui, virus corona telah menyebar ke lebih dari 100 negara di dunia, dan lebih dari 1 juta orang dinyatakan postif terinfeksi virus tersebut, dan terdapat lebih dari 4.000 kematian di seluruh dunia. Akibat wabah COVID-19 ini sejumlah industri penerbangan dan pariwisata mengalami hantaman luar biasa. 

Banyak perusahaan di seluruh dunia menyarankan pegawai mereka bekerja dari rumah sebagai tindakan pencegahan. Perjalanan ke negara-negara seperti China, Korea Selatan, Iran dan Italia sangat tidak dianjurkan karena penyebaran virus corona yang masif di negara-negara tersebut. Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi.   

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0