Ford Mulai Bikin Ventilator dan Respirator, Bantu Rumah Sakit Tangani Pasien COVID-19 :: Nusantaratv.com

Ford Mulai Bikin Ventilator dan Respirator, Bantu Rumah Sakit Tangani Pasien COVID-19

Ford Bersinergi Dengan GE, 3M Produksi Ventilator dan Respirator untuk Rumah Sakit Tangani Pasien COVID-19.
Ford Mulai Bikin Ventilator dan Respirator, Bantu Rumah Sakit Tangani Pasien COVID-19
Ilustrasi. (WHTC)

Jakarta, Nusantaratv.com - Rumah sakit di seluruh dunia mulai kehabisan peralatan dan persediaan medis. Kondisi ini akibat wabah virus corona telah memberikan dampak besar pada fasilitas kesehatan di seluruh dunia. Di sisi lain, jumlah kasus yang terpapar COVID-19 meningkat setiap harinya. 

Merespon kondisi ini, banyak perusahaan mulai mambantu. Seperti yang dilakukan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat (AS) Ford. Perusahaan itu mengumumkan jika mereka akan berkontribusi untuk membantu kondisi tersebut yang bermitra dengan GE dan 3M dalam proyek yang disebut 'Project Apollo'.

Dilansir dari Ubergizmo, Kamis (26/3/2020), sinergi ini akan membantu menghasilkan ventilator dan respirator yang dapat digunakan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di AS dalam menangani pasien virus corona.

Baca Juga: Korsel Bantu Industri Otomotif Keluar dari Krisis Virus Corona

Ford akan membantu GE memperluas produksi ventilator. GE juga akan menciptakan desain ventilator baru yang cukup sederhana sehingga Ford bisa membantu memproduksinya di salah satu pabrik mereka. Desain ini belum disetujui FDA AS, tapi mereka sedang mengupayakan hal itu.

Ford dan 3M juga akan bekerja bersama untuk membantu meningkatkan kapasitas produksi respirator pemurni udara dengan faktor 10, sementara pada saat yang sama juga bekerja pada desain sederhana yang bisa diproduksi sendiri oleh Ford. 

Ford, GE, dan 3M tidak sendirian dalam upaya ini. Sebelumnya dilaporkan jika penggemar pencetakan 3D juga sudah mulai mencetak katup respirator 3D dan juga membuat ventilator menggunakan desain open-source untuk membantu meringankan beban pekerja layanan kesehatan. 

CEO Tesla, Elon Musk, juga menyatakan jika perusahaan akan membantu memproduksi ventilator jika kebutuhan tidak mencukupi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0