Gegara Virus Corona, Geely Jualan Mobil Secara Online :: Nusantaratv.com

Gegara Virus Corona, Geely Jualan Mobil Secara Online

Penjualan Mobil Penumpang di China Sebagai Pasar Otomotif Terbesar di Dunia Anjlok 92 Persen Dalam 16 Hari Pertama Februari.
Gegara Virus Corona, Geely Jualan Mobil Secara Online
Ilustrasi. (Automotive News Europe)

Jakarta, Nusantaratv.com - Produsen otomotif asal China, Geely, merilis layanan penjualan mobil secara daring (dalam jaringan) atau online guna menarik pembeli yang tidak bisa keluar rumah akibat takut terpapar virus corona.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (22/2/2020), brand global seperti Tesla, BMW dan Mercedes-Benz juga telah mulai mempromosikan produknya secara online dalam beberapa pekan terakhir, terutama saat wabah virus corona menyebar.

"Konsumen dapat memesan dan menyesuaikan mobil yang mereka mau melalui laman Geely," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Sedangkan situs perusahaan juga menawarkan layanan test drive di lingkungan rumah kepada konsumen potensial. Perusahaan akan berkoordinasi dengan diler terdekat untuk menangani permintaan tersebut.

Disebutkan penjualan mobil penumpang di China sebagai pasar otomotif terbesar di dunia, anjlok 92 persen dalam 16 hari pertama Februari dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini mengacu pada data industri.

Baca Juga: Jaguar Land Rover Perkenalkan Mobil Masa Otonom, Diuji Cobakan Tahun Depan 

Victor Yang, pejabat senior di Geely, mengatakan penjualan online membantu perusahaan menjangkau konsumen individu. Dengan pelayanan yang baik dari perusahaan diharapkan menghadirkan pengalaman yang mengesankan untuk pelanggan.

Geely merupakan produsen mobil besar dan paling terkenal di China berkat investasinya di Volvo dan Daimler. Selain itu, Geely juga bermitra dengan platform penjualan online seperti Tmall, JD.com, dan Suning.com. Meski begitu, ini bukanlah hal yang baru karena Tesla yang mendirikan pabrik di Shanghai, China, sudah lebih dahulu menawarkan mobil secara online.

Geely menyebut produksi mobil pada Februari sekitar sepertiga dari output bulanan seperti biasanya. Tapi sekitar 90 persen karyawan akan kembali bekerja pada akhir bulan ini. Dimana Geely akan membekali karyawan maupun diler dengan masker wajah.

Sedangkan Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) mengatakan penjualan mobil nasional kemungkinan turun lebih dari 10 persen pada semester pertama tahun ini karena wabah virus corona, dan sekitar 5 persen sepanjang tahun ini. Namun apabila epidemi vius corona bisa teratasi dengan baik, kemungkinan penjualan bisa tumbuh dengan baik.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0