Hyundai Motor Bakal Produksi Mobil Komersial Hidrogen di China :: Nusantaratv.com

Hyundai Motor Bakal Produksi Mobil Komersial Hidrogen di China

Hyundai Mengatakan Rencana Produksi Mobil Komersial Hidrogen Akan Dimulai Pada 2023.
Hyundai Motor Bakal Produksi Mobil Komersial Hidrogen di China
Hyundai Nexo. (Korea Herald/Hyundai Motor Group)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hyundai Motor Co, mengatakan mereka akan memproduksi kendaraan komersial listrik berbahan bakar hidrogen di pabrik China untuk membuat terobosan ke pasar kendaraan listrik lokal.

Dilansir dari Korea Herald, Sabtu (25/1/2020), dalam Forum EV100 Cina yang diadakan di Beijing pada 10-12 Januari 2020, Wakil Presiden Eksekutif Lee In-cheon, Kepala Divisi Bisnis Kendaraan Komersial Hyundai, mengumumkan rencana tersebut.

Pada Agustus tahun lalu, eksekutif Hyundai mengatakan rencana produksi mobil komersial hidrogen akan dimulai pada 2023. Sichuan Hyundai Motor Co., perusahaan patungan (komposisi 50:50) yang didirikan oleh Hyundai Motor dan Sichuan Nanjun Automobile Group Co pada 2012, diharapkan bertanggung jawab atas produksi mobil komersial hidrogen tersebut.

Hyundai memproduksi 1,05 juta kendaraan, di China, pasar mobil terbesar di dunia, dari keseluruhan produksi kendaraannya 3,74 juta unit. Sementara itu, Hyundai mematok target bisa menjual 10.100 mobil penumpang hidrogen Nexo pada tahun ini, meningkat tajam dari 4.194 unit yang terjual tahun lalu.

Baca Juga: Tahun 2030, Subaru Hanya Jual Mobil Listrik

Untuk memimpin pasar kendaraan hidrogen, pada akhir 2018 Hyundai mengumumkan rencananya berinvestasi senilai 7,6 triliun won untuk kemitraan dengan perusahaan onderdil mobil, kegiatan penelitian dan pengembangan, serta perluasan fasilitas pada 2030.

Hyundai berencana membangun fasilitas produksi yang mampu meluncurkan 50.000 kendaraan bertenaga hidrogen per tahun pada 2030. Hal ini juga menargetkan penjualan 200.000 sistem sel bahan bakar hidrogen per tahun di pasar global pada tahun yang sama.

Jumlah kendaraan Nexo yang terjual di luar negeri mencapai 1.015 unit dalam dua tahun terakhir. Pada 2019, Korea Selatan (Korsel) mengklaim pangsa pasar 52 persen dari pasar global sel listrik bahan bakar hidrogen, diikuti Amerika Serikat (AS) dengan pangsa pasar 29 persen, Jepang dengan 9,7 persen dan Eropa dengan 6,5 persen.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0