Ini Daftar Pabrikan Mobil yang Tutup di China Akibat Virus Corona :: Nusantaratv.com

Ini Daftar Pabrikan Mobil yang Tutup di China Akibat Virus Corona

Pemerintah China Memerintahkan Para Pembuat Mobil dan Pemasok Suku Cadang Menutup Pabrik Mereka.
Ini Daftar Pabrikan Mobil yang Tutup di China Akibat Virus Corona
Ilustrasi. (DetikOto)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona sedang manjangkiti China dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah China juga telah memerintahkan para pembuat mobil dan pemasok suku cadang menutup pabrik mereka yang berada di Negeri Tirai Bambu itu setelah merebaknya wabah virus corona. 

Hal ini mengakibatkan rantai produksi terputus bagi pabrik mereka yang berada di luar China. Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/2/2020), dan berikut daftar perusahaan mobil yang telah menutup pabriknya di China:

Baca Juga: Virus Corona, BMW Perpanjang Libur Pabrik di China

1. BMW
Produsen otomotif asal Jerman itu mengungkapkan produksi pabrik yang berada di Shenyang akan dilanjutkan pada 17 Februari 2020.

2. Daimler
Daimler telah mengonfirmasi pihaknya berencana untuk melanjutkan produksi mobil penumpang di Beijing pada 10 Februari 2020.

3. Fiat Chrysler
Fiat Chrysler saat ini telah memperingatkan akan ada gangguan pada pasokan suku cadang yang dapat mengancam produksi di salah satu pabrik mereka di Eropa dalam dua hingga empat pekan.

4. Ford Motor
Ford Motor berencana melanjutkan produksi pada 10 Februari 2020 di pabrik-pabriknya di Chongqing dan Hangzhou dengan mitra usaha patungan Chongqing Changan Automobile. 

Pada pekan ini, Ford telah mengecualikan dampak dan potensial dari perkiraan yang memang sudah lebih lemah dari perkiraan untuk tahun ini, mereka mengatakan terlalu dini untuk membuat perkiraan saat ini.

5. Honda
Produsen raksasa otomotif asal Jepang, Honda telah mengonfirmasi pada Jumat (31/1/2020) waktu setempat bahwa ketiga pabrik mereka yang berada di Wuhan akan memulai kembali beroperasi yang bekerjasama dengan Dongfeng Motor Group pada 13 Februari 2020. 

Honda yang menaikkan perkiraan laba tahunan beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa di sana saat ini tidak ada masalah pada urusan rantai pasokan yang akan menghambat produksi.

6. Hyundai Motor
Hyundai mengatakan pekan ini akan menangguhkan produksi mereka di Korea Selatan (Korsel) karena wabah yang mengganggu rantai pasokan produksi mereka.

Sebagian besar pabrik Hyudai yang berada di Korsel akan ditutup mulai 7 Februari 2020, dengan beberapa jalur produksi diperkirakan akan dimulai kembali pada 11 Februari atau 12 Februari 2020.

7. Nissan Motor
Nissan mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memulai kembali produksi di China dalam usahanya dengan Dongfeng sekitar 10 Februari 2020. Produksi di Hubei akan dimulai sekitar 14 Februari 2020.

8. PSA Peugeot Citroen
PSA Peugeot Citroen yang sedang dalam proses penggabungan dengan Fiat Chrylser, pada pekan lalu mengatakan tiga pabriknya di Wuhan akan tetap ditutup hingga 14 Februari 2020 karena virus corona.

9. Suzuki Motor Corp
Suzuki mengatakan pada Jumat (31/1/2020) bahwa pihaknya akan mempertimbangkan sumber komponen kendaraan dari luar China karena adanya wabah yang dapat mengancam dan mengganggu produksi kendaraan di pasar terbesarnya, yakni India.

10. Tesla
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, telah mengatakan pada pekan lalu bahwa penundaan peningkatan produksi di Shanghai karena penutupan pabrik akan sedikit menekan profitabilitas. 

Pada Rabu (5/1/2020) waktu setempat seorang eksekutif senior mengatakan Tesla akan menunda pengiriman sedan Model 3 yang dibangun di pabrik itu. Perusahaan juga mengevaluasi apakah rantai pasokan untuk mobil yang dibangun di pabriknya di Fremont, California, AS, akan terpengaruh.

11. Toyota Motor
Toyota pada Jumat (31/1/2020) telah memperpanjang penutupan pabrik-pabrik mereka di China dari 9 Februari hingga 16 Februari 2020. Pembuat mobil Jepang saat ini mengoperasikan 12 pabrik mobil dan suku cadang di daerah-daerah seperti kota utara Tianjin dan provinsi selatan Guangdong.

12. Valeo
Valeo yang bergerak sebagai pembuat suku cadang mobil asal Prancis, mengatakan pada pekan lalu bahwa tiga lokasi di Wuhan akan tetap ditutup hingga setidaknya 13 Februari 2020. 

Kendati demikian, beberapa waktu lalu Valeo mengatakan tidak mengalami gangguan besar pada rantai pasokannya di China. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0