Panitia Geneva International Motor Show 2020 Desak Peserta Periksa Kesehatan, Pastikan Aman Dari Virus Corona :: Nusantaratv.com

Panitia Geneva International Motor Show 2020 Desak Peserta Periksa Kesehatan, Pastikan Aman Dari Virus Corona

Geneva International Motor Show 2020 Tidak Ingin Bernasib Seperti Gelaran MWC 2020 yang Batal Akibat Virus Corona.
Panitia Geneva International Motor Show 2020 Desak Peserta Periksa Kesehatan, Pastikan Aman Dari Virus Corona
Geneva International Motor Show. (Wikipedia)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penyelenggara pameran otomotif Geneva International Motor Show 2020 mendesak para peserta pameran dari daerah yang terinfeksi virus corona untuk memeriksa staf mereka sebelum tiba di Swiss.

Pihak panitia pada Selasa (25/2/2020) berjanji untuk meningkatkan pembersihan dan desinfeksi di pusat yang menjadi penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di dunia itu.

"Penyelenggara mendorong peserta pameran dari daerah berisiko untuk memastikan bahwa staf mereka lulus pemeriksaan yang diperlukan dan tidak menunjukkan gejala infeksi dalam 14 hari sebelum kedatangan mereka di Swiss, sehingga dapat menghindari risiko penyebaran," kata pusat pameran Geneva International motor Show 2020, pada Selasa (25/2/2020).

Baca Juga: Gegara Virus Corona, Geely Jualan Mobil Secara Online

Jenewa akan menjadi 'host' pameran otomotif terbesar di dunia itu pada pekan depan. Namun pihak penyelenggara tidak ingin bernasib sama seperti hajatan Mobile World Congress (MWC) 2020, di Barcelona, Spanyol, dan ​​Pameran Light + Building Frankfurt (Jerman) dan Beijing Auto Show (China), yang ditunda bahkan dibatalkan gelarannya.

"Dalam konteks epidemi virus corona yang menimpa China, Palexpo SA secara hati-hati mengamati situasi dan kemungkinan implikasinya," lanjutnya, dilansir dari Reuters, Rabu (25/2/2020).

Pameran otomotif Geneva International Motor Show 2020 akan mencakup pengunjung dan peserta pameran dari Italia Utara, seperti Kepala Eksekutif Ferrari Louis Camilleri dan eksekutif China dari Smart, brand yang dijalankan bersama oleh Daimler Jerman dan Geely dari China.

Pada Senin (24/2/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang juga berbasis di Jenewa, mengatakan mereka tidak perlu untuk mengambil langkah-langkah yang tidak perlu hingga bisa mengganggu perjalanan dan perdagangan internasional.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0