Ubah Minyak Sawit Bahan Minyak Goreng Jadi Bensin di Atas Pertamax Racing, Ini Cara Mengolahnya :: Nusantaratv.com

Ubah Minyak Sawit Bahan Minyak Goreng Jadi Bensin di Atas Pertamax Racing, Ini Cara Mengolahnya

Bensin Dengan RON 110 Kebanyakan Diperuntukan untuk Mesin Rasio Tinggi Seperti Motor Balap.
Ubah Minyak Sawit Bahan Minyak Goreng Jadi Bensin di Atas Pertamax Racing, Ini Cara Mengolahnya
Ilustrasi Pertamax Racing. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Minyak sawit yang merupakan bahan minyak goreng bisa dijadikan bensin di atas Pertamax Racing kualitasnya. Kok bisa? Mungkin terbersit pertanyaan seperti itu dipikiran sebagian besar masyarakat.

Tapi, ternyata hal tersebut benar adanya. Seperti diketahui, Pertamax Racing memiliki RON atau oktan number 105. Sedangkan minyak sawit yang bisa diolah menjadi bio gasoline atau bio bensin mempunyai RON 110. Hasil ini beda jauh jika dibandingkan dengan Pertamax Turbo yang hanya memiliki RON 98 atau Pertamax 95.

Lalu, bagaimana cara mengolah minyak kelapa sawit yang bahan minyak goreng itu menjadi bensin di atas Pertamax Racing?

Adalah I Gusti Bagus Ngurah Makertihartha, doktor bidang kimia dan peneliti energi terbarukan ITB (Institut Teknologi Bandung), yang membeberkan caranya. Dikatakannya, pertama minyak sawit dipompa ke dalam tabung reaksi, bertemu dengan katalis dengan kode BIPN 308-1T.

Campuran itu akan memicu reaksi kimia perengkahan (cracking). Dan, output yang dihasilkan adalah biogasoline alias bensin nabati yang memiliki kandungan oktan (research octane number: RON) hingga 110.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Kualitas B30 Tidak Akan Menimbulkan Kerugian

"Ketika ini dicampurkan bensin kelas Premium, derajatnya akan naik menjadi Pertamax Turbo," ujar Makertihartha, dikutip dari motorplus-online, Jumat (17/1/2020).

Sayangnya, bensin dengan RON 110 ini kebanyakan diperuntukan untuk mesin rasio tinggi seperti motor balap. Belum lagi harga yang terbilang lebih mahal daripada bensin biasa. Sedangkan mesin kendaraan atau motor terbaru dibuat cocok dengan bensin RON 90 (Pertalite) hingga 95 (Pertamax Turbo).

Namun, untuk membuat minyak sawit menjadi bensin perlu katalis buatan ITB. Sesuai namanya, katalis adalah pemicu alias katalisator untuk berbagai bahan mentah pengumpan yang akan disuling menjadi aneka BBM (Bahan Bakar Minyak) sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Kunjungi ITB, Menteri ESDM Tinjau Persiapan Peningkatkan Pemanfaatan Biodiesel

Khusus katalis ini buah kerja keras para peneliti kimia ITB sejak 1982 demi menemukan energi terbarukan menggantikan energi fosil. Katalis ini berwarna putih berbentuk bubuk yang bergumpal jadi ulir-ulir kecil.

Bagi keluarga besar Fakultas Teknologi Industri (FTI), khususnya program studi teknik kimia, ini merupakan tiket menuju kemandirian energi Indonesia. Kini, pengembangan katalis yang bernama 'Katalis Merah Putih' itu difokuskan untuk mengolah beragam minyak sawit menjadi BBM.

Pengembangan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0