Wabah COVID-19, Tesla Pangkas 75 Persen Staf di Pabrik Baterai Nevada :: Nusantaratv.com

Wabah COVID-19, Tesla Pangkas 75 Persen Staf di Pabrik Baterai Nevada

Tesla Pangkas 75 Persen Staf di Pabrik Baterai Nevada Imbas Pandemi COVID-19.
Wabah COVID-19, Tesla Pangkas 75 Persen Staf di Pabrik Baterai Nevada
Pemandangan dari Tesla Gigafactory di dekat Sparks, Nevada, AS. (Reuters)

Jakarta, Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik Amerika Serikat (AS), Tesla, berencana memangkas sekitar 75 persen staf di pabrik baterai Nevada karena pandemi virus corona (COVID-19).

Hal itu diungkapkan manajer wilayah setempat, pada Kamis (26/3/2020), seperti dilansir Reuters, Jumat (27/3/2020). Langkah ini dilakukan setelah mitra baterai asal Jepang, Panasonic, mengatakan akan mengurangi operasi di pabrik Nevada pekan ini sebelum menutupnya selama 14 hari.

Pabrik ini memproduksi motor listrik dan paket baterai untuk sedan Tesla Model 3.

Tesla telah memberi tahu kami bahwa Gigafactory di Storey County sedang mengurangi sekitar 75 persen staf dalam beberapa hari mendatang - kata Austin Osborne dalam sebuah posting di situs web County.

Baca Juga: Dua Karyawan Positif COVID-19, Tesla Klaim Sudah Pulih 

Tidak ada rincian lebih lanjut yang tersedia dan tidak jelas berapa banyak karyawan yang bekerja di pabrik. Sementara itu, Reno Gazette Journal, yang sebelumnya melaporkan penangguhan yang direncanakan, mengatakan Panasonic memiliki sekitar 3.500 karyawan di pabrik Nevada.

Tesla mengatakan pekan lalu akan menghentikan sementara produksi di pabrik kendaraannya di San Francisco Bay Area mulai akhir 23 Maret 2020, serta di pabrik panel tenaga surya di New York.

Namun, CEO Tesla Elon Musk mengatakan perusahaan akan membuka kembali pabrik New York sesegera mungkin untuk membuat ventilator dalam upaya membantu menangani pasien yang terpapar virus corona.

Dua karyawan Tesla telah dites positif terkena virus corona tetapi telah bekerja dari rumah selama dua pekan terakhir dan tidak menunjukkan gejala sakit di tempat kerja.

Tesla mengatakan hal itu dalam email kepada karyawan pada Kamis (26/3/2020). Namun tidak mengungkapkan di unit mana atau di lokasi apa karyawan tersebut bekerja. Dan dikabarkan dua karyawan yang terpapar COVID-19 saat ini telah pulih.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0